Senin, 02 Februari 2015

sering file dengan wifi

Transfer, Sharing / Berbagi File Via Wifi / Hotspot

Ketika anda harus berbagi file dengan teman, kerabat, atau siapa saja, sementara anda tidak membawa USB flashdisk atau hardisk eksternal, dan juga tidak memungkinkan untuk mengirim file tersebut lewat email karena ukuran file yang telalu besar misalnya, solusi berikut ini mungkin berguna.

Apabila di area tempat anda berada terdapat hotspot /wifi dan masing-masing komputer/ laptop anda dan laptop teman anda dapat terhubung ke hotspot tersebut maka pertukaran file dapat dilakukan melalui hotspot ini.


Sebenarnya banyak cara untuk bisa berbagi file antar komputer / laptop ketika flashdisk /external disk tidak tersedia.   Bisa melalui Bluetooth , koneksi wireless ad hoc, kabel LAN langsung, dll.


Kelebihan dari koneksi dan berbagi file lewat wifi adalah kita tidak perlu setting-setting untuk koneksinya seperti setting IP, pairing dll. Yang dilakukan hanyalah setting untuk folder sharingnya saja.

Kita asumsikan kedua laptop (dengan OS Windows 7) sudah terhubung ke hotspot (hotspot yang sama tentunya)
Misalnya laptop A dan Laptop B. Laptop A yang akan berbagi file, laptop B yang akan mengambil file


• Langkah pertama, tentukan folder yang akan disharing/dibagi (Laptop A)
Misalnya disini saya akan menshare folder dengan nama folder "doc"
Klik kanan pada folder yang akan disharing (folder Doc) tersebut, kemudian pilih Properties



Pada Tab Sharing, klik Advanced Sharing



Beri Centang (ceklist) pada Share this folder, kemudian klik Apply / klik OK



• Langkah selanjutnya, non aktifkan/matikan Windows Firewall, (masuk ke Control Panel, pilih Windows firewall, off kan Windows firewall )



• Kemudian, supaya dari laptop B dapat mengambil file dari laptop A maka harus diketahui IP address  Laptop A .
Buka Command Prompt , dari menu Run ( Logo Windows +R) ketikkan CMD, klik OK


Setelah muncul jendela Command Prompt, ketikkan ipconfigkemudian tekan Enter


Pada contoh saya dapatkan Ip addressnya 192.168.1.100




• Langkah terakhir, yaitu mengakses file/folder  dari laptop B

Dari laptop B masuk ke menu RUN (tekan Logo windows + R)
Kemudian ketikkan tanda backslash 2x (\\) disambung dengan IP Laptop A tadi
\\192.168.1.100
klik OK


Maka akan muncul Folder yang disharing di Laptop A tadi


Buka Folder tersebut dan kita sudah bisa melakukan copy paste dari Folder yang disharing di Laptop A ke drive di laptop B.


Semoga bermanfaat.

Posting lainnya:
• Remote Desktop Komputer lewat Internet 
• Membuat jaringan komputer LAN tanpa ribet 
• Membuat jaringan Komputer Sederhana 
• Memberi tulisan pada gambar di Ms word 
• Proteksi File Excel dengan Password  
• Mengubah nilai ke huruf di Ms Excel 
• Efek foto nampak tua secara instant (Android-iPhone) 
• Membuka Mail Yahoo di Ms Outlook 
• Menjawab mail secara otomatis(autoreply) di e-mail Yahoo 
• Anda sebenarnya mempunyai tiga password Facebook  
• Cara Menghentikan vbs script 

shering file dengan kabel jaringn

cara share data dengan kabel lan

Apakah anda pernah mengirim data lewat flashdisk? jika pernah, apakah anda pernah melihat kecepatan dari pengiriman kedalam flashdisk? kalau saya pernah memperhatikan kecepatan saat mengirim lewat flasdisk, yaitu kira-kira 2-5 Mbps(megabyte per second), jika ingin mencoba untuk mengirim lewat lan maka anda akan merasakan mengirim dengan kecepatan kurang lebih 12-15 Mbps, selain itu mengirim data melalui kabel lan hanya mengopy dari komputer/laptop 1 lalu paste langsung di komputer/laptop 2(1 kali), namun jika anda menggunakan flashdisk, untuk mengopy data dari komputer/laptop1 ke komputer/laptop2 maka dibutuhkan proses yang lebih lama yaitu, kita mengopypaste dari komputer/laptop 1 ke flashdisk terlebih dahulu, lalau kita copypaste lagi dari flashdisk ke komputer/laptop 2, lebih lama lagi kan?? menurut saya memang benar-benar 10x lebih cepat dari pada menggunakan flashdisk, akan tetapi semua juga mempunyai kelebihan dan kekurangan:

Via Flashdisk

kelebihan: 
menggunakan flashdisk juga mempunyai kelebihan, yaitu bisa dibawa kemana-mana, dan saat mengirim data sangat mudah.

kekurangan:
untuk mengirim data relativ lambat dan melalui banyak proses(copypaste 2 kali)


Via Kabel Lan

kelebihan:
untuk mengirim data sangat cepat, proses rumit diawal saja, selanjutnya sangat mudah. 
untuk laptop bisa dibawa kemana-mana

kekurangan:
untuk komputer tidak bisa dibawa kemana-mana, dan agak rumit dalam mengirim.

nah itulah beberapa kelebihan dan kekurangan media dalam mengirim, tetapi yang akan saya bahas kali ini adalah mengirim data lewat kabel lan kabel lan ini biasa disebut juga dengan kabel utp, fungsinya biasanya digunakan untuk media penghubung untuk membuat jaringan, contoh: di warnet server membagikan koneksi internet kepada clientnya dengan melalui kabel lan, sekian penjelasan tentang kable lan.

Jika anda tidak mempunyai kabel lan, untuk mempraktekkan saja(tidak nyata) anda bisa menggunakanloopback adapter sebagai pengganti kabel lan dan dipraktikkan di virtual box, untuk cara menginstall loopback adapter selengkapnya bisa anda baca di cara install loopback adapter di windows 7 dan cara install loopback adapter di windows XP, sebenarnya ini sama dengan sebuah jaringan paling sederhana tinggal diteruskan saja dengan sharing folder, sekarang untuk mempraktikkannya langsung saja kita ikuti langkah-langkahnya:

untuk pengguna windows XP

bagi anda pengguna windows XP langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

1. Pertama kita harus menancapkan kabel lan ke komputer/laptop1 dan komputer/laptop2

2. Lalu atur ip di computer/laptop1 dengan cara klik start lalu klik control panel>network connection>pilih lan card yang connect dengan computer/laptop1>klik 2 kali>klik 2 kali ipv4>anda akan menemui gambar seperti di bawah ini:
cara share data dengan kabel lan
http://makblegger.blogspot.com/2014/02/cara-sharing-data-dengan-kabel-lan-di-windows-7.html

>> isikan ip dengan 192.168.1.17(contoh saja), ip tersebut bisa anda ganti sesuka anda asalkan satu jaringan dengan komputer/laptop2.
>> isi subnetmask dengan 255.255.255.0
>>untuk gateway diisi dengan ip komputer/laptop2(192.168.1.18), jika sudah klik ok>ok>close.

2. Di komputer/laptop2 isikan ip dengan 192.168.1.18(satu jaringan dengan komputer/laptop1), isi subnetmask dengan 255.255.255.0, dan isi gateway dengan ip milik komputer/laptop1(192.168.1.17), jika sudah klik ok>ok>close.
cara share data dengan kabel lan
http://makblegger.blogspot.com/2014/02/cara-sharing-data-dengan-kabel-lan-di-windows-7.html

3. Sekarang kita tes ping dari komputer/laptop2 ke komputer/laptop1 atau boleh sebaliknya. Dengan cara tekan logo windows+R lalu ketikkan cmd. lalu klik ok.
cara share data dengan kabel lan
http://makblegger.blogspot.com/2014/02/cara-sharing-data-dengan-kabel-lan-di-windows-7.html

4. Jika sudah masuk ke cmd, kita ping ip lawan, contoh: di komputer/laptop2 kita ketikkan ping 192.168.1.17 dan lakukan sebaliknya di komputer/laptop1 dengan cara yang sama di komputer/laptop2.
jika sudah berhasil maka akan muncul tulisan repply from....... ttl...
cara share data dengan kabel lan
http://makblegger.blogspot.com/2014/02/cara-sharing-data-dengan-kabel-lan-di-windows-7.html

 5. Setelah proses ping sudah berhasil, sekarang pilih folder yang akan di share dengan cara bukawindows eksplorer contoh saya akan share folder "anime", klik kanan folder yang akan di share, lalu klik properties.
cara share data dengan kabel lan
http://makblegger.blogspot.com/2014/02/cara-sharing-data-dengan-kabel-lan-di-windows-7.html

6. Muncul gambar seperti di bawah ini, klik tab sharing, sekarang centrang share this folder on the network untuk membagikan file ini di jaringan, dan allow network user to change my files untuk menjadikan user bisa mengubah file, me rename den sebagainya. Jika sudah klik ok.
cara share data dengan kabel lan
http://makblegger.blogspot.com/2014/02/cara-sharing-data-dengan-kabel-lan-di-windows-7.html

7. Biasanya jika sudah dishare akan ada gambar tangan seperti gambar dibawah ini, namun jika tidak ada pun Insya'Allah akan tetap bisa asalkan proses ping tadi sudah berhasil.
cara share data dengan kabel lan
http://makblegger.blogspot.com/2014/02/cara-sharing-data-dengan-kabel-lan-di-windows-7.html

8. Kita ke komputer/laptop2 tekan logo windows+R lalu ketikkan \\192.168.1.17 artinya kita akan masuk ke direktori(folder) lawan, kesimpulanya kita ketikkan \\iplawan
cara share data dengan kabel lan
http://makblegger.blogspot.com/2014/02/cara-sharing-data-dengan-kabel-lan-di-windows-7.html

9. Sekarang kita sudah masuk ke direktory lawan(komputer/laptop1), sekarang kita buka folder "anime" tersebut.
cara share data dengan kabel lan
http://makblegger.blogspot.com/2014/02/cara-sharing-data-dengan-kabel-lan-di-windows-7.html


10. Kita sudah masuk ke folder "Anime" Sekarang kita coba copy folder "BLEACH" ke dekstop (contoh saja) dengan cara klik kanan>copy atau bisa dengan ctrl+c.
cara share data dengan kabel lan
http://makblegger.blogspot.com/2014/02/cara-sharing-data-dengan-kabel-lan-di-windows-7.html

11. Pastekan di dekstop dengan cara cara klik kanan>paste atau bisa dengan cara ctrl+v.
cara share data dengan kabel lan
http://makblegger.blogspot.com/2014/02/cara-sharing-data-dengan-kabel-lan-di-windows-7.html

12. Nah sekarang folder "BLEACH" sudah berhasil ter copy, dan praktek mengirim data lewat kabel lan sudah berhasil.
cara share data dengan kabel lan
http://makblegger.blogspot.com/2014/02/cara-sharing-data-dengan-kabel-lan-di-windows-7.html





untuk pengguna windows 7






dan bagi anda pengguna windows 7 bisa menggunakan langkah-langkah dibawah ini:

1. Klik Start(logo windows)>Control Panel>Network and Internet>Network and Sharing Center>Change adapter setting. 
2. Kita atur ip dengan cara klik dua kali lan card(local area connection) yang ter connect dengan kabel lan, jika sudah klik properties>klik dua kali Internet Protocol versi 4 (TCP/Ipv4)>dan atur ipkomputer/laptop1 dengan 192.168.1.17 , isi subnetmask dengan 255.255.255.0, dan isi gatewaydengan 192.168.1.18 jika sudah klik ok>ok>close. Untuk komputer/laptop2 isi ip dengan192.168.1.18, dan isi subnetmask dengan 255.255.255.0 dan isi gateway dengan 192.168.1.17 
 Jika masih bingung dengan cara mengatur IP nya lihat selengkapnya Cara Mengatur IP di windows 7 dan XP 

3. jika sudah ping terlebih dahulu ip lawan dengan cara yang sama dengan tutorial mengirim data lewat kabel lan di windows XP diatas.

4. Kita non aktifkan password untuk memudahkan sharing password, dengan cara:
>>Klik Start (logo windows)>Klik Control Panel> Klik Network and Internet>Network and Sharing Center>Change advanced sharing setting.
>>Sekarang kita masuk di home or work dan cari password protecting sharing lalu klik Turn off password protecting sharing(yang lainya selain password protecting sharing silahkan pilih onsemua untuk lebih mudah)
>>jika sudah klik save changes.

5. Buka Windows Explorer dengan cara tekan logo windows+E lalu klik kanan folder yang akan di share, kemudian pilih tab sharing lalu klik share.

6. Jika sudah Selanjutnya di kotak kosong pilih everyone lalu klik add>klik share> dan terahir  klikdone
cara share data dengan kabel lan
http://www.dimanalagi.com/2013/01/sharing-data-lan-di-windows-7.html

7. Dan sekarang langkah terahir seperti di windows XP diatas yaitu dengan tekan logo windows+Rlalu ketikkan \\iplawan. lalu copy pastekan file lawan ke folder yang anda inginkan.

TEHNIK PERKABELAN PADA KOMPUTER

TEHNIK PERKABELAN PADA KOMPUTER 

Pengenalan Jaringan 
Local Area Network (LAN) adalah sejumlah komputer yang saling dihubungkan bersama di dalam satu areal tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalam satu kantor atau gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan atau LAN, yaitu jaringan Peer to Peer dan jaringan Client-Server.
Pada jaringan peer to peer, setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak baik sebagai workstation maupun server. Sedangkan pada jaringan Client-Server, hanya satu komputer yang bertugas sebagai server dan komputer lain berperan sebagai workstation. Antara dua tipe jaringan tersebut masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan, di mana masing-masing akan dijelaskan.
Ciri-ciri jaringan komputer:
  1. berbagi perangkat keras (hardware).
  2. berbagi perangkat lunak (software).
  3. berbagi saluran komunikasi (internet).
  4. berbagi data dengan mudah.
  5. memudahkan komunikasi antar pemakai jaringan
LAN tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi komponen hardware dan software, yaitu :
1. Komponen Fisik
Personal Computer (PC), Network Interface Card (NIC), Kabel, Topologi jaringan.
2. Komponen Software
Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaringan
Tipe Pengkabelan
Untuk dapat menghubungkan device yang satu dengan device yang lain, maka dibutuhkanlah media transmisi. Terdapat berbagai macam media yang dapat digunakan untuk dapat menghubungkan divais dan membentuk jaringan. Secara umum, media tersebut adalah: kabel (wired) dan nirkabel (wireless).
Terdapat beberapa tipe pengkabelan yang biasa digunakan dan dapat digunakan untuk mengaplikasikan Windows, yaitu:
1. Thin Ethernet (Thinnet)
Thin Ethernet atau Thinnet memiliki keunggulan dalam hal biaya yang relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe pengkabelan lain, serta pemasangan komponennya lebih mudah. Panjang kabel thin coaxial/RG-58 antara 0.5 – 185 m dan maksimum 30 komputer terhubung.
2. Thick Ethernet (Thicknet)
Dengan thick Ethernet atau thicknet, jumlah komputer yang dapat dihubungkan dalam jaringan akan lebih banyak dan jarak antara komputer dapat diperbesar, tetapi biaya pengadaan pengkabelan ini lebih mahal serta pemasangannya relatif lebih sulit dibandingkan dengan Thinnet. Pada Thicknet digunakan transceiver untuk menghubungkan setiap komputer dengan sistem jaringan dan konektor yang digunakan adalah konektor tipe DIX. Panjang kabel transceiver maksimum 50 m, panjang kabel Thick Ethernet maksimum 500 m dengan maksimum 100 transceiver terhubung.
Ada 4 jenis kabel jaringan yang umum digunakan saat ini yaitu:
1. Kabel koaksial
Kabel koaksial terdiri atas dua kabel yang diselubungi oleh dua tingkat isolasi. Tingkat isolasi pertama adalah yang paling dekat dengan kawat konduktor tembaga. Tingkat pertama ini dilindungi oleh serabut konduktor yang menutup bagian atasnya yang melindungi dari pengaruh elektromagnetik. Sedangkan bagian inti yang digunakan untuk transfer data adalah bagian tengahnya yang selanjutnya ditutup atau dilindungi dengan plastik sebagai pelindung akhir untuk menghindari dari goresan kabel.Beberapa jenis kabel koaksial lebih besar dari pada yang lain. Makin besar kabel, makin besar kapasitas datanya, lebih jauh jarak jangkauannya dan tidak begitu sensitif terhadap interferensi listrik.
2. Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)
Kabel twisted pair terjadi dari dua kabel yang diputar enam kali per-inchi untuk memberikan perlindungan terhadap interferensi listrik ditambah dengan impedensi, atau tahanan listrik yang konsisten. Nama yang umum digunakan untuk kawat ini adalah IBM jenis/kategori 3. Secara singkat kabel UTP adalah murah dan mudah dipasang, dan bisa bekerja untuk jaringan skala kecil.
3. Kabel Shielded Twisted Pair (STP)
Kabel STP sama dengan kabel UTP, tetapi kawatnya lebih besar dan diselubungi dengan lapisan pelindung isolasi untuk mencegah gangguan interferensi. Jenis kabel STP yang paling umum digunakan pada LAN ialah IBM jenis/kategori 1.
4. Kabel Serat Optik (Fiber Optic)
Kabel serat optik mengirim data sebagai pulsa cahaya melalui kabel serat optik. Kabel serat optik mempunyai keuntungan yang menonjol dibandingkan dengan semua pilihan kabel tembaga. Kabel serat optik memberikan kecepatan transmisi data tercepat dan lebih reliable, karena jarang terjadi kehilangan data yang disebabkan oleh interferensi listrik. Kabel serat optik juga sangat tipis dan fleksibel sehingga lebih mudah dipindahkan dari pada kabel tembaga yang berat.
Prosedur Pembuatan Kabel Straight and Cross-Over
Kabel Straight
1. Potonglah kabel sesuai dengan panjang yang diperlukan, yaitu dengan cara membuang (mengupas) bagian pelindung luar kabel, kemudian bersihkan dan rapikan kedua ujung kabel.
2. Susunlah warna urutan kabel sesuai dengan gambar dibawah ini: 
1
3. Urutkanlah pemasangan kabel pada konektor sesuai dengan urutan.
4. Setelah kabel dimasukkan ke kou nektor, lalu klem (jepitlah) konektor dengan tang klem hingga terminal-terminal menjepit kabel dengan kuat.
5. Pasang kedua ujung kabel dengan konektor, lalu lakukan pengujian dengan menggunakan kabel tester atau lan tester.
6. Setelah berhasil melakukan pemasangan kabel pada konektor dengan pengetesan dengan kabel tester, hubungkan dua buah PC dengan kabel tersebut,
Kabel Cross-Over
1. Potonglah kabel sesuai dengan panjang yang diperlukan, yaitu dengan cara membuang (mengupas) bagian pelindung luar kabel, kemudian bersihkan dan rapikan kedua ujung kabel.
2. Susunlah warna urutan kabel sesuai dengan gambar di bawah ini.
Kabel Cross-Over
3. Urutkanlah pemasangan kabel pada konektor sesuai dengan urutan.
4. Setelah kabel dimasukkan ke konektor, lalu klem (jepitlah) konektor dengan tang klem hingga terminal-terminal menjepit kabel dengan kuat.
5. Pasang kedua ujung kabel dengan konektor, lalu lakukan pengujian dengan menggunakan kabel tester atau lan tester.
6. Setelah berhasil melakukan pemasangan kabel pada konektor dengan pengetesan dengan kabel tester, hubungkan dua buah PC dengan kabel tersebut.